| |
Tampilkan postingan dengan label About Him... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Him... Tampilkan semua postingan
16 April 2009
If God had Facebook
Ada seorang laki-laki, dimana setiap orang yang melihat fisiknya
pasti setuju bahwa ia bukan laki-laki yang menarik.
Badannya gemuk dan tingginya di bawah rata-rata, wajahnya tidak tampan.
Ia bukan orang yang kaya raya juga bukan orang yang punya kepandaian
khusus.. Jalannya agak pincang, dan suaranya pun sumbang untuk menyanyi.
Sebut saja ia bernama Milo.
Sehari-hari ia bekerja sebagai pegawai sebuah toko buku dengan gaji
yang
tidak seberapa.
Milo sudah hampir berumur 40 tahun, ia kadang merasa fustasi karena
ia belum punya pacar hingga saat ini, Ia kadang merasa Tuhan tidak adil
baginya menciptakan dirinya seperti itu, tidak ada wanita-wanita yang
mengelilinginya karena mengaguminya, tidak ada kelimpahan harta
padanya, atau orang-orang yang memujinya karena kehebatannya.
Suatu ketika, pulang dari tempat bekerja melewati lorong yang gelap,
seorang pria tinggi besar menghadangnya. Wajahnya tidak nampak jelas
karena
gelapnya malam. Pria itu menodongkan sebuah pisau pada dadanya
"Serahkan uangmu kalau mau selamat" ujarnya dengan nada suara berat.
"Anda menginginkan uang saya? ambillah semuanya" katanya dengan
tenang.
Pria itu membiarkan Milo mengambil uangnya, diserahkan semua uangnya
ke angannya. Sikap Milo nampak tenang sekali.
"Anda tidak takut kalau aku membunuhmu disini?" tanya pria itu.
"Oh, tentu tidak. TIdak ada yang berharga pada diriku, sekalipun aku
harus memberikan nyawaku aku tidak takut" ujarnya dengan tenang.
Menghadapi
sikapnya yang tenang, pria itu makin penasaran dan pelan-pelan
menurunkan
pisaunya.
"Anda tidak takut mati? " tanya pria itu lagi.
"Saya tidak takut mati, saya tidak memiliki apapun di dunia ini. Saya
milik
Tuhan, jika anda membunuh saya maka anda mengembalikan saya kepada
Tuhan.
"Anda orang Kristen?" tanya pria itu.
"Tepat, bagaimana anda bisa tahu?" tanya Milo.
Pria itu akhirnya memperkenalkan diri. Milo lalu mengajaknya duduk di
sebuah anak tangga dari toko yang telah tutup.
"Aku seorang preman, aku pernah membunuh belasan nyawa. Dulu aku
orang Kristen, Ayahku dulu sering sekali memukul ibuku dan juga
anak-anaknya hingga kami hidup dalam kekerasan. Ia sering mabuk dan aku
pernah hampir dibunuhnya, selain ia tidak punya pekerjaan tekanan hidup
menjadikan aku seperti ini." Kemudian lanjutnya lagi " Baru kali ini
aku
menemui orang yang tidak takut padaku" ujarnya.
TIba-tiba air mata meleleh dari kedua pipinya , "Seumur hidupku baru
prtama kali aku menangis. Aku tidak tahu kenapa, aku seperti orang
bodoh
menangis di hadapanmu." Kasih Tuhan terus menyinari malam hari itu.
"Kamu pasti lapar, aku punya makanan untukmu" ujar Milo sambil
mengeluarkan roti dari tasnya dan memberikan padanya.
"Aku melihat ada suatu kekuatan yang begitu kuat keluar dari dirimu,
menarik aku kembali pada suatu tempat dimana aku dulu pernah berada"
Pria itu adalah orang yang paling ditakuti di tempat tersebut,
reputasinya sebagai sebagai pembunuh belum ada tandingannya. Bagaimana
mungkin orang seperti Milo bisa membuat hatinya luluh? Malam itu ia
bertobat dan apa yang terjadi? Banyak dari anak buahnya yang akhirnya
bertobat dan
kembali pada jalan kebenaran.
Pernahkan anda merasa tidak berharga? Tidak punya kelebihan apa-apa.
Anda merasa fisik anda tidak menarik, anda juga merasa tidak punya
harta
apa-apa yang bisa diberikan. Tuhan tidak pernah menciptakan kita tanpa maksud. Anda mungkin berkata "Tuhan. Apa saya seperti ini bisa dapat
jodoh?
apa saya layak melayaniMu? Apa saya bisa berhasil? " Semua adalah
mungkin
bagi
Tuhan.
Pernahkah anda membanding-bandingk an diri anda dengan kelebihan orang
lain, lalu anda merasa minder?
Saudara terkasih, apapun keadaan anda TUhan begitu mempedulikan anda.
Sekalipun pelayanan anda mungkin hanya seorang penyapu halaman
gereja, Anda tetap seorang yang hebat di mata Tuhan.
Jangan pernah bersedih hati, kalau mungkin anda mempunyai cacat fisik.
Jangan putus asa kalau orang tidak mengganggap keberadaan anda.
Anda sama berharganya dengan ciptaanNya yang lain.
Ketahuilah, Anda begitu berharga dimataNya, sehingga Ia begitu tidak
ingin kehilangan anda.
Yesaya 43;4 => " Oleh karena engkau berharga di mataKu, dan mulia,
dan Aku mengasihi engkau"
Tuhan Yesus memberkati !!!
Artikel ini juga diambil dari e-mail group yang aku ikuti.. Mudah2an bisa jadi berkat..
pasti setuju bahwa ia bukan laki-laki yang menarik.
Badannya gemuk dan tingginya di bawah rata-rata, wajahnya tidak tampan.
Ia bukan orang yang kaya raya juga bukan orang yang punya kepandaian
khusus.. Jalannya agak pincang, dan suaranya pun sumbang untuk menyanyi.
Sebut saja ia bernama Milo.
Sehari-hari ia bekerja sebagai pegawai sebuah toko buku dengan gaji
yang
tidak seberapa.
Milo sudah hampir berumur 40 tahun, ia kadang merasa fustasi karena
ia belum punya pacar hingga saat ini, Ia kadang merasa Tuhan tidak adil
baginya menciptakan dirinya seperti itu, tidak ada wanita-wanita yang
mengelilinginya karena mengaguminya, tidak ada kelimpahan harta
padanya, atau orang-orang yang memujinya karena kehebatannya.
Suatu ketika, pulang dari tempat bekerja melewati lorong yang gelap,
seorang pria tinggi besar menghadangnya. Wajahnya tidak nampak jelas
karena
gelapnya malam. Pria itu menodongkan sebuah pisau pada dadanya
"Serahkan uangmu kalau mau selamat" ujarnya dengan nada suara berat.
"Anda menginginkan uang saya? ambillah semuanya" katanya dengan
tenang.
Pria itu membiarkan Milo mengambil uangnya, diserahkan semua uangnya
ke angannya. Sikap Milo nampak tenang sekali.
"Anda tidak takut kalau aku membunuhmu disini?" tanya pria itu.
"Oh, tentu tidak. TIdak ada yang berharga pada diriku, sekalipun aku
harus memberikan nyawaku aku tidak takut" ujarnya dengan tenang.
Menghadapi
sikapnya yang tenang, pria itu makin penasaran dan pelan-pelan
menurunkan
pisaunya.
"Anda tidak takut mati? " tanya pria itu lagi.
"Saya tidak takut mati, saya tidak memiliki apapun di dunia ini. Saya
milik
Tuhan, jika anda membunuh saya maka anda mengembalikan saya kepada
Tuhan.
"Anda orang Kristen?" tanya pria itu.
"Tepat, bagaimana anda bisa tahu?" tanya Milo.
Pria itu akhirnya memperkenalkan diri. Milo lalu mengajaknya duduk di
sebuah anak tangga dari toko yang telah tutup.
"Aku seorang preman, aku pernah membunuh belasan nyawa. Dulu aku
orang Kristen, Ayahku dulu sering sekali memukul ibuku dan juga
anak-anaknya hingga kami hidup dalam kekerasan. Ia sering mabuk dan aku
pernah hampir dibunuhnya, selain ia tidak punya pekerjaan tekanan hidup
menjadikan aku seperti ini." Kemudian lanjutnya lagi " Baru kali ini
aku
menemui orang yang tidak takut padaku" ujarnya.
TIba-tiba air mata meleleh dari kedua pipinya , "Seumur hidupku baru
prtama kali aku menangis. Aku tidak tahu kenapa, aku seperti orang
bodoh
menangis di hadapanmu." Kasih Tuhan terus menyinari malam hari itu.
"Kamu pasti lapar, aku punya makanan untukmu" ujar Milo sambil
mengeluarkan roti dari tasnya dan memberikan padanya.
"Aku melihat ada suatu kekuatan yang begitu kuat keluar dari dirimu,
menarik aku kembali pada suatu tempat dimana aku dulu pernah berada"
Pria itu adalah orang yang paling ditakuti di tempat tersebut,
reputasinya sebagai sebagai pembunuh belum ada tandingannya. Bagaimana
mungkin orang seperti Milo bisa membuat hatinya luluh? Malam itu ia
bertobat dan apa yang terjadi? Banyak dari anak buahnya yang akhirnya
bertobat dan
kembali pada jalan kebenaran.
Pernahkan anda merasa tidak berharga? Tidak punya kelebihan apa-apa.
Anda merasa fisik anda tidak menarik, anda juga merasa tidak punya
harta
apa-apa yang bisa diberikan. Tuhan tidak pernah menciptakan kita tanpa maksud. Anda mungkin berkata "Tuhan. Apa saya seperti ini bisa dapat
jodoh?
apa saya layak melayaniMu? Apa saya bisa berhasil? " Semua adalah
mungkin
bagi
Tuhan.
Pernahkah anda membanding-bandingk an diri anda dengan kelebihan orang
lain, lalu anda merasa minder?
Saudara terkasih, apapun keadaan anda TUhan begitu mempedulikan anda.
Sekalipun pelayanan anda mungkin hanya seorang penyapu halaman
gereja, Anda tetap seorang yang hebat di mata Tuhan.
Jangan pernah bersedih hati, kalau mungkin anda mempunyai cacat fisik.
Jangan putus asa kalau orang tidak mengganggap keberadaan anda.
Anda sama berharganya dengan ciptaanNya yang lain.
Ketahuilah, Anda begitu berharga dimataNya, sehingga Ia begitu tidak
ingin kehilangan anda.
Yesaya 43;4 => " Oleh karena engkau berharga di mataKu, dan mulia,
dan Aku mengasihi engkau"
Tuhan Yesus memberkati !!!
Artikel ini juga diambil dari e-mail group yang aku ikuti.. Mudah2an bisa jadi berkat..
11 November 2008
22 Oktober 2008
Bahagianya orang yang hidup menurut Taurat Tuhan
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau,
janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.
Terpujilah Engkau, ya TUHAN;
ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.
Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.
Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.
Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu;
firman-Mu tidak akan kulupakan.
Nyanyian syukur atas pertolongan Tuhan
Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku,
di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu,
oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu;
sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku,
Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN,
sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;
mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.
TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina,
dan mengenal orang yang sombong dari jauh.
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku;
terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu,
dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN,
kasih setia-Mu untuk selama-lamanya;
janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
Pujilah Allah dalam baitNya
Mazmur untuk korban syukur.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita,
umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian,
bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Sebab TUHAN itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita,
umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian,
bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Sebab TUHAN itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
Doa di hadapan Allah yang maha tahu
Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri,
Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan,
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan,
sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku,
Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku,
dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.
Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu,
Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu,
ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana;
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana;
jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku,
Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku,
dan terang sekelilingku menjadi malam,"
maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu,
maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu,
dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku,
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku,
menenun aku dalam kandungan ibuku.
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib;
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib;
ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu,
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu,
ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi,
dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
mata-Mu melihat selagi aku bakal anak,
mata-Mu melihat selagi aku bakal anak,
dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk,
sebelum ada satupun dari padanya.
Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir.
Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir.
Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah,
Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah,
sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,
yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN,
yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN,
dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau?
Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Langganan:
Postingan (Atom)